Foto: by me
Gambar apakah di atas? Makanan iya, tapi apakah itu? Seperti tempe mendol (tempe yang dihaluskan, dibumbu, dikepal, lalu digoreng), juga bukan. Duh, enaknya membayangkan tempe mendol? Bakwan jagung atau dadar jagung juga bukan. Lalu, apa itu?
Sahabat, gambar di atas adalah sebuah makanan khas yang terkenal di salah satu daerah, yaitu Kota Tuban. Makanan ini terkenal dengan rasa manis dan gurih. Enak bagi saya dan penyuka jenis makanan ini.
Nama makanan ini adalah wingko. Makanan khas yang terbuat dari tepung ketan, kelapa muda yang diparut, dan tidak lupa gula sebagai pemanis.
Dari sebuah ketidaksengajaan karena membeli satu kelapa utuh untuk bahan urap-urap, akhirnya dari yang tersisa terciptalah sebuah rasa enak di indera perasa.
Hari itu, Ibu memintaku untuk mengantar ke pasar. Maklum, bahan-bahan sayur yang biasanya beli di tukang sayur langganan lagi kosong alias tukang sayurnya lagi libur. Akhirnya lah, Ibu mengajak ke pasar. Sayur mayur dan perbumbuan sudah terbeli hingga bahan terakhir, yaitu kelapa yang belum didapat.
Kami pun beranjak ke penjual kelapa. Ibu memilih satu kelapa agak muda untuk urap-urap dan minta diparutkan juga. Setelah mendapatkan semua kebutuhan, kami pun pulang ke rumah.
Setibanya di rumah, Ibu melanjutkan acara memasak urap-urap.
"Bu, kelapanya mau dimasak semua?" tanyaku.
Ibuku menggeleng sambil menjawab, "Bumbu urap ini kamu goreng dulu."
Ibu memintaku untuk melanjutkan menggoreng bumbu urap, sementara beliau melanjutkan mengolah sisa kelapa parut yang masih banyak. Aku hanya melihat yang dikerjakan Ibu sambil bertanya-tanya.
"Ibu mau bikin apa?" tanyaku memecah keheningan di antara kami.
"Itu bumbu urapnya sudah matang kamu sisihkan dulu. Sekarang kamu lanjutkan goreng ini, di penggorengan satunya. Tanpa minyak." Ibu tidak menjawab pertanyaanku, tapi langsung memberi perintah.
Aku hanya mengangguk dengan tangan yang otomatis bergerak seperti yang diucapkan Ibu. Aku meletakkan penggorengan di atas kompor dengan api kecil. Lalu meletakkan kelapa parut yang oleh Ibu sudah dibentuk bulat di atas penggorengan yang telah hangat.
"Bu, apa ini wingko?" tebakku.
Ibu tersenyum manis sambil berucap, "Betul anakku sayang. Daripada kelapanya disimpan di kulkas, lebih baik dibikin wingko saja. Mumpung ada sisa tepung ketan."
Aku hanya mengangguk-angguk.
Sahabat, foto di atas adalah penampakan wingko yang rasanya enak banget (bagi saya). Rasanya manis dan gurih. Hanya dengan campuran kelapa muda parut, tepung ketan, gula, sedikit vanili, dan sedikit garam, lalu dibentuk bulat ... jadilah makanan yang lezat dan nikmat.
Ayuk dicoba di rumah. Mudah dibikin, enak pula dirasa.
Akan tetapi, jangan sering-sering makan yang manis-manis, ya. Makan apa saja boleh, asal jangan berlebihan (seperti yang diajarkan Rosulullah saw).
#makanankhas #wingko #khasTuban #gurih #KotaTuban
Tidak ada komentar:
Posting Komentar